Pages

Ketika Berhala Menyertaiku..

Dalam Kejujuran bernoda kebodohan
Aku mengelak, aku menghindar
Berpura-pura dan seolah tak mengerti
Aku ini apa, aku ini siapa, aku ini kemana

Dipenjuru relung hati
Kurasakan noda yang baluti mata hati
Samarkan pesona mahligai indah dan damai
Meski Asma-Asma-Mu melantun, memanggil

Diantara rumitnya jaringan sel otak
Kurasakan gelombang rasio dan nalar menjalar
Kaburkan hakikat diri, hakikat bumi, hakikat Ilahi
Menangkan amukan nafsu nan lembut, dahsyat, tak berwujud

Di sunyi senyap kamar peraduan diri
Aku menghilang dari semarak dunia nan fana
Menjelajah ruang waktu yang entah kapan dan dimana
Dan Engkau pun masih terus memberi waktu tuk kembali

Di rumah tempat pertentanggaan
Kuasah egoisme berkedok globalisasi
Memuliakan dan dimuliakan menjadi ucapan lama
Dan kini tinggal keakuan, keangkuhan diri

Di antara pesona ruang kerja
Kutanggalkan Engkau dan kuabaikan
Demi dunia yang pandai menipu, merayu
Dan aku pun lupa, terpesona dalam buaiannya

Di pesawat bumi aku berada
Bersama satelit bulan aku terbang
Di sekitar pesawat bintang aku bimbang
Meski semua nyata, berbakti dan menghamba
Ampuni hamba Yaa Robbi..
(diambil dari "Ketika Berhala Menyertaiku")

QS. 2 : 216


... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui
sedang kamu tidak mengetahui.
(al-Baqarah: 216)

3 month...

Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup..
Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta tak bermuara..
Engkaulah matahari firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksara..
Kau hadir dengan ketiadaan, sederhana dalam ketidakmengertian..
Gerakmu tiada pasti..
Namun aku terus disini...
Mencintaimu..
Entah kenapa..
(taken from supernova..Ksatria, putri dan bintang jatuh)
Hari ini tepat tiga bulan..Tiga bulan, dimana kau tak lagi disini.. Setelah Empat tahun kita bersama..Kau yang dulu selalu hadir menemaniku saat ku bahagia dan saat ku butuh shoulder to cry on.. Kini tiada lagi..Hmmmm...Mengapa begitu sulit untuk sedikit saja tidak mengenangmu, mengenang kebersamaan kita..Telah kucoba untuk menyimpan kenangan ini di ruang terkunci tak bernama dalam hati..Tapi kenangan ini selalu berhasil keluar..Mungkin suatu saat..Saat ku menemukan seseorang yang tepat..Kenangan ini dapat terus berada dalam ruang terkunci tak bernama dalam hati dan hanya dapat keluar jika kubuka kuncinya...

25 Tahun di Bumi Allah..

Alhamdulillahi Rabbil 'alamin...

Allah masih mempercayakan dewi buat terus bertakwa, bersujud dan memperbaiki diri. Hari ini berarti tepat 1/4 abad dewi ada di bumi Allah untuk bertakwa kepada-Nya. Dan setelah 1/4 abad ini dewi baru sadar kalo hidup itu ngga seperti yang kita inginkan..Ngga selalu lurus2 aja..

Kemaren2 dewi masih mikir kalo hidup itu lahir-sekolah-kuliah-kerja-nikah-punya anak-grow old-past away.. Dan Alhamdulillah dewi ngerasa hidup dewi udah sempurna karna dewi punya orang2 yang sayang sama dewi, rejeki alhamdulillah lancar, pokonya dewi ngerasa hidup dewi udah sempurna.. Sampe kemaren, orang yg dewi yakinin bakal nikahin dewi & jadi ayah buat anak2 dewi ngga lagi punya perasaan yang sama seperti dulu.. Ternyata yang dewi yakinin baik buat dewi belum tentu baik menurut Allah.. Perasaan dewi sempet kacaw waktu itu.. Tapi Alhamdulillah Allah lah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.. Dialah yang membuat dewi sadar untuk tetap bahagia..

Berpisah dengan orang yang kita cintai memang sangat menyakitkan, tapi menjalin hubungan sedangkan pasangan kita merasa terpaksa juga sangat menyakitkan..
Memang jika kita berharap pada manusia kita akan kecewa tapi jika kita berharap pada Allah kita tidak akan kecewa..
"..Dan hanya kepada Allahlah hendaknya engkau berharap.." (Q.S 94:8)

Sekarang mata dewi udah mulai terbuka.. Orientasi hidup juga mulai berubah.. Dewi ngga lagi nyeselin apa yang udah dewi lakuin.. Biar itu jadi pelajaran berharga buat dewi.. Karna hanya ada satu hal yang dapat membuat dewi nyesel, yaitu jika kita tidak mendapatkan Surga Allah.. Makanya dewi ngga mau nyesel di kehidupan yang berikutnya, kehidupan yang lebih abadi..
Sekarang dalam hidup yang dewi cari hanya Ridho Allah dan selalu menjalani hidup sesuai dengan syariat-Nya.. Dan mensyukuri nikmat yang Allah beri..


"..Tiap-tiap jiwa akan merasakan mati dan sesungguhnya akan dipenuhi pahala kamu di hari kiamat. Maka barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukan ke dalam surga maka sungguh dia telah menang. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.." (Q.S 3:185)